Gado-Gado Language Day

“english day, english day (baca english dai, english dai)”,

Aku Cinta Bahasa Arab

Dengan semangat salah seorang teman saya mengumandangkan kata-kata itu saat pulang kuliah. Wah,kalau cara bacanya seperti itu, artinya bisa berbeda. Bisa-bisa kalo orang Inggris or Amerika yang mendengarkannya, mereka mungkin akan mengernyitkan dahi mendengar kata “bahasa inggris mati, bahasa inggris mati..” D.

hmm, ngomong-ngomong tentang bahasa Inggris, sepertinya suasana kelas saya sedang terjangkit virus ini. Soalnya saya dengar-dengar di sana-sini banyak yang bicara dengan menggunakan bahasa Inggris. Terlepas dari bahasa Inggrisnya bener, grutal-gratul, dan berbagai kendala lainnya. Pokoknya yang penting ngomong pake Bahasa Inggris.

Well, satu sisi memang bagus. Tapi di sisi lain, sebenernya as a muslim, ada bahasa yang lebih wajib untuk kita pelajari. Yap, apalagi kalau bukan bahasa Arab. Karena kalo kita pikir-pikir, sebenarnya kita belajar bahasa itu adalah sebagai sarana untuk memahami ilmu yang ditulis dengan bahasa tersebut. Dengan kata lain, ilmu bahasa adalah ilmu alat. Alat untuk memahami suatu ilmu. Coba pikir, lucu bukan jika seorang biasa berbicara dengan bahasa asing, namun dia tak paham dengan apa yang dia ucapkan? Misalnya, seseorang berdoa dalam sholatnya, dia lafadzkan dengan doa-doa yang Nabi ajarkan dengan Bahasa Arab, namun anehnya ternyata dia tak paham dengan apa yang dia katakan. Suatu keanehan yang banyak terjadi, seseorang meminta pada Tuhannya, namun dia tak tahu apa yang sebenernya dia minta.

Bicara soal Bahasa Arab, mengapa saya katakan adalah bahasa yang lebih wajib untuk dipelajari? Gampang kawan. Jawabannya, karena setiap hari sebenarnya kita tidak pernah lepas dari Bahasa Arab. Saat kita shalat, saat kita berdoa, saat kita membaca Alqur’an. Bukankah semua itu menggunakan bahasa Arab? Maka dari itu, mau nggak mau sebenernya kita ini harus belajar Bahasa Arab.Karena dengan mempelajarinya, kita akan dimudahkan untuk mempelajari ilmu syar’i (ilmu agama Islam) yang hukumnya WAJIB diilmui oleh setiap muslim.

Adapun tentang bahasa Inggris, memang bukan hal tercela untuk mempelajarinya. Karena Syaikh Utsaimin pun pernah bercita-cita bisa menguasai Bahasa Inggris. Tapi ingat, tujuan kita mempelajari ilmu bahasa tersebut, Niatkanlah sebagai sarana untuk mendukung kemaslahatan agama kita. Karena sesungguhnya belajar ilmu dunia itu fardlu khifayah. Dan tujuan mempelajarinya adalah untuk mendukung tersebarnya agama di muka bumi. Bukan hanya untuk tujuan uang dan materi semata.

Baiklah, mari belajar Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Ibu. Biar bisa berbahasa Gado-Gado. Semoga menjadi pendukung kemaslahatan dunia, lebih-lebih urusan akherat kita..


One thought on “Gado-Gado Language Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s