Yang Sangat Dekat, dan Sering Dilupakan

Kematian..

Sesungguhnya kematian itu sangatlah dekat. Namun ia seringkali dilupakan. Bahkan dekatnya kematian lebih dekat dari urat leher. Namun betapa seringnya manusia menutup telinga kala mendengar tentangnya. Terlalu banyak angan. Mengangankan apa yang akan terjadi di depan. Namun, tak pernah melirik kawan terdekat, yaitu kematian.

Lalu apa yang sudah kita persiapkan.

Setahun sudah, simbah putri meninggal. Menyusul kemarin, simbah kakung, adek dari simbah putriku pun telah tiada.

Lalu, tidakkah diri bertanya, kapan giliran kita?? Semoga khusnul khatimah menyertai saat hembus nafas terakhir. Allahumma ighfirlahum, warhamhum, wa’afiihim, wa’fu’anhum. Allahumma inni as’aluka alhusna alkhatimah, as’alukal jannah wa a’udzubika minan naar…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s